Connect with us

Begini, Cara Mengubah Tanah Girik Menjadi Bersetifikat

Uncategorized

Begini, Cara Mengubah Tanah Girik Menjadi Bersetifikat

photo 1454165804606 c3d57bc86b40

Jika ada pertanyaan begini : bisa gak, project dengan legalitas tanah girik di ubah ke SHM? Jawabannya, bisa!

Memang kebanyakan penguasaan lahan tanah orang-orang dahulu masih berupa tanah girik, belum di ubah menjadi SHM. Apalagi dengan penguasaan tanah dengan luasan yang besar, rata-rata belum bersertifikat. Tanah girik merupakan tanah atau lahan yang belum mempunyai sertifikat, Tapi bisa dijual-belikan

Kelebihan nya, Harga Tanah biasanya masih jauh lebih murah dengan tanah yang sudah memiliki sertifikat SHM

Pembelian Tanah Girik boleh anda lakukan dengan motif keuntungan financial yang akan Anda dapatkan, salah satu syaratnya tanah tidak bersengketa yaa

Lalu bagaimana cara mengurus sertifikat tanah Girik?

Pertama kali yang harus Anda lakukan adalah mendatangi langsung kantor kelurahan setempat. Hal tersebut dimaksudkan agar surat girik milik Anda dapat diubah menjadi SHM (Sertifikat Hak Milik). Dokumen yang harus Anda lengkapi seperti:

  1. Surat Keterangan Tidak Sengketa
    Surat ini merupakan bukti bahwa tanah tidak dalam sengketa. Wajib ditanda tangani oleh kepala desa dan diperlukan saksi dari RT dan RW
  2. Surat Keterangan Riwayat Tanah
    Surat ini sebagai bukti tertulis mengenai riwayat penguasaan tanah dari awal.
  3. Surat Keterangan Penguasaan Tanah Secara Sporadik
    Dokumen tersebut sudah dicantumkan waktu perolehan penguasan tanah yang didapatkan.

Bila surat tanah girik Anda hilang, Anda bisa mengurusnya dengan meminta fotokopi letter C di kantor desa atau kelurahan setempat. Namun, Anda juga harus melaporkan kehilangan ke pihak kepolisian dengan menyertakan surat pengantar dari kepala desa.

Bagaimana cara mengurus sertifikat tanah girik?

Tahap pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan mendatangi kantor BPN setempat untuk mengajukan permohonan berkas. Dokumen yang diperlukan:

  1. Fotokopi KTP dan KK
  2. Fotokopi SPPT PBB (tahun berjalan dengan menyertakan bukti pembayaran)
  3. Surat asli keterangan riwayat tanah
  4. Surat asli keterangan tanah tidak sengketa
  5. Surat pernyataan penguasaan tanah secara sporadic
  6. Bukti-bukti peralihan
  7. Surat pernyataan tanda batas
  8. Surat girik asli (fotokopi letter C bila surat hilang)

Ajukan berkas permohonan tersebut ke loket penerimaan dengan menyerahkan dokumen.

Selanjutnya dokumen akan diverifikasi oleh petugas BPN.
Setelah memenuhi persyaratan, petugas BPN akan melakukan kunjungan ke lokasi tanah dan melakukakn pengukuran.

Hasil pengukuran tanah akan dicetak dan dipetakan di BPN dan diserahkan oleh pejabat yang berwenang, dan selanjutnya akan diterbitkan surat ukur yang legal oleh BPN.

Tahap berikutnya adalah pengumuman data yuridis dari kantor BPN. Membutuhkan waktu 60 hari kerja untuk pengumuman dari BPN.

BPN akan mengeluarkan Surat Keputusan perubahan lahan girik menjadi tanah bersetifikat.

Berapa biaya yang dibutuhkan?

Bea Perolehan Hak Atas Tanah (BPHTB) berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) dan luas dari tanah yang sudah didata.

Tapi Hal itu semua tidak perlu Anda jalani ya ..

Serahkan saja semuanya ke Kantor Notaris, Anda cukup duduk manis saja menunggu hasilnya, setuju?

Comments

comments

Continue Reading
Baca juga...

Artikel lain di Uncategorized

To Top