Connect with us

Konsumen Sudah Survei Tapi Kok Belum CLosing, Apa Yang Terjadi?

Tips & Trik

Konsumen Sudah Survei Tapi Kok Belum CLosing, Apa Yang Terjadi?

matthew t rader bZbd02TN9t0 unsplash scaled

Pasti kalian pernah bertanya pada diri sendiri, “kenapa ya konsumen udah survei kok malah gak jadi closing?” Perlu dipahami, mereka yang ingin beli properti atau produk lainnya memang sudah memiliki budjet untuk membeli. Akan tetapi terkadang justru hal yang tidak diinginkan oleh marketing yaitu saat konsumen sudah survei malah tidak jadi closing.

Nah ini mungkin bisa jadi inspirasi buat kalian terapkan, kenapa sebabnya tidak jadi closing.

1. MALAS BERIKLAN
Bagaimana mau dapat peminat jika teman-teman tidak mau posting iklan. Dengan memposting iklan teman-teman sama dengan membuka lapak. Jika lapak tidak di gelar atau di buka apakah pembeli mau datang dan terjadi transaksi?? Jawaban nya TIDAK.. Mulai sekarang sering posting produk anda atau buka lapak anda setiap hari. Karena usaha tidak akan membohongi hasil!! 

2. SALAH TARGET MARKET
Satu hal yang paling penting saat akan berjualan adalah MENENTUKAN TARGET MARKET. Mau jualan ke siapa? Kalau jualan RS/FLPP ya content jualannya sesuaikan, begitu juga ketika menjual Rumah Mewah, kavling produktif jualan harus di kolam yang tepat. Nggak closing ya bisa jadi Anda salah Target Market.


3. KEYAKINAN DIRI DAN PRODUK
Menawarkan produk butuh seni dalam memberikan penawaran. Sayangnya banyak sekali ketika mendapatkan calon konsumen yang ingin beli produk Anda atau bahkan sampai sudah ingin survei, saking semangatnya sibuk dengan menawarkan produk terus-menerus. Padahal calon konsumen kita adalah manusia. Anda harus memperlakukan mereka sebagai seorang partner terlebih dahulu, bangun hubungan terlebih dahulu. Ajak ngobrol dulu via chat wa atau face to face, cari topik pembicaraan yang menyenangkan buat mereka.

daniel fazio ULjKEIGR4ZQ unsplash

Terkesan basa-basi tapi percayalah kalau kita ingin membangun Trust kita harus membangun dulu frekuensi yang sama, coba eksplor dulu, apa yang membuat dia tertarik dengan unit produk kita? sekarang tinggal dimana? Kerjanya apa dan dimana? Nah dari situ akan banyak sekali masukan seperti kemampuan finansial calon konsumen, dan dari situ kita masuk ke penawaran produk sesuai dengan budget calon konsumen.


4. FOLLOW UP
Nah ini nih yg kadang malas dilakukan. Prospek survei lokasi, lalu belum terjadi deal, eh.. Anda malas memfollow up lagi ke mereka. Padahal ketika orang sudah menghubungi apalagi sudah survei level of trustnya mereka tuh sudah 50%, walau biasanya mereka juga akan compare ke produk yang lain tapi dengan Anda memfollow up dengan baik Insyaa Alloh deal itu tinggal menunggu waktu. Jadi coba bikin skenario follow up. Jaga hubungan dengan mereka, kalau pun belum closing dengan mereka, minta rekomendasi siapa yang bisa Anda tawarkan dari saudaranya atau temannya prospek Anda. Kalau masih belum closing juga, ya bersabarlah, Insha Alloh semakin banyak Anda melakukan semakin mahir jadinya.

itu dia tips dan trik yang sering terjadi saat menjual produk. Semoga bermanfaat

Comments

comments

Artikel lain di Tips & Trik

To Top